Site Overlay

MAKALAH SOLUSIO PLASENTA PDF

Diagnosis Solusio Plasenta lepasnya sebagian atau seluruh jaringan plasenta yang berimplantasi Solutio plasenta Plasenta previa Definisi Terlepas sebagian atau seluruh Plasenta yang berimplantasi . Makalah Blok 23 Elvas. makalah solusio plasenta pdf. Quote. Postby Just» Tue Aug 28, am. Looking for makalah solusio plasenta pdf. Will be grateful for any help! Top. Plasenta Previa. PERDARAHAN. a/ semua kehamilan dimana sel telur yang dibuahi oleh spermatozoa berimplantasi dan tumbuh diluar.

Author: Mezijas JoJoshakar
Country: Barbados
Language: English (Spanish)
Genre: Literature
Published (Last): 23 September 2013
Pages: 286
PDF File Size: 11.46 Mb
ePub File Size: 2.82 Mb
ISBN: 605-6-94217-572-4
Downloads: 78021
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Goshura

Asuhan Keperawatan Ruptur Uteri Deskripsi lengkap. Asuhan Keperawatan Ruptur Uteri Full description. Soljsio Ruptur Uteri patofisiologi ruptur uteri. Referat Ruptur Uteri Full description. Makalah Atonia Uteri Full description. Makalah Kepemimpinan Karismatik Ok Full description. Makalah Perilaku Konsumen OK. Makalah Dana Desa Ok dana desa. Makalah Korteks Cerebri OK.

Ruptur Perineum ruptur perineum merupakan salah satu komplikasi persalinan. Pendarahan dalam makallah obstetri dibagi menjadi 3 yaitu, pendarahan pada kehamilan muda kurang dari 22 minggupendarahan pada kehamilan lanjut, pendarahan saat persalinan, dan pendarahan pasca persalinan masa nifas ruptur uteri merupakan salah maklah bentuk pendarahan pada kehamilan lanjut dan pada saat persalinan selain dari plasenta previa, solusio plasenta, dan gangguan pembekuan darah.

Pendarahan pada keahmilan lanjut yaitu pendarahan yang terjadi pada kehamilan yang lebih dari 22 minggu sampai sebelum bayi dilahirkan.

Pendarahan pada persalinan pendarahan intrapartum sebelum kelahiran proses kelahiran bayi. Penyumbang kematian terbesar bayi dalam kandungan adalah faktor dari ibu yaitu partus lama akibat ruptur uteri dan mwkalah militus.

Maka hali ini menandakan bahwa ruptur uteri memberikan dampak negati pada kematian ibu atau bayi. Tujuan Untuk dapat mengetahui pengertian dari ruptur uteri. Untuk dapat mengetahui kasus ruptur uteri di indonesia. Untuk dapat mengetahui klasifikasi ruptur uteri.

Untuk dapat mengetahui etiologi ruptur uteri. Untuk dapat mengetahui menegakkan diagnosis. Untuk dapat mengetahui penanggulangannya. Untuk mengetahui bagaimana cara pendokumentasian kasus asuhan kebidanan apada soluxio ruptur uteri dengan metode SOAP?

KEGAWATDARURATAN OBSTETRI by shesilia agnesti on Prezi

Manuaba, ; ruptur uterus adalah robeknya dinding uterus pada saat kehamilan atau persalinan makalqh saat umur kehamilan lebih dari 28 minggu. Ruptur uteri adalah Keadaan robekan pada rahim dimana telah terjadi hubungan langsung antara rongga amnion dan rongga peritoneum atau hubungan kedua rongga masih dibatasi oleh peritoneum viserale.

Sarwono, Ruptur Uteri di indonesia Angka kematian ibu dan anak di indonesia masihlah tinggi, yaitu berkisar antara 1: Angka ini masih sangat tinggi dari negara-negara maju yang hanya solusoi Angka kematian akibat ruptur uteri juga masih tinggi yaitu sekitar 17,9 sampai17,9sampai 26,6.

Pada bayi umumnya meninggal saat solusko ruptur uteri bayi masih hidup, sehingga dilanjutkan dangan laparatomi. Klasifikasi Ruptur Uteri Menurut keadaan robek Ruptur uteri inkomplit subperitoneal Yaitu ruptur uteri yang hanya bagian dinding uterus yang ribek sedangkan bagian mukosa peritoneum masih utuh.

Ruptur uteri komplit transperitoneal Yaitu ruptur uteri dinding dan mukosanya plzsenta sehingga dapat berada di rongga perut.

Menurut lokasinya, ruptur uteri dapat dibedakan menjadi: Korpus Uteri Biasanya terjadi pada rahim yang sudah pernah mengalami operasi, seperti seksio sesarea klasik korporal atau miomektomi. Segmen Bawah Rahim Biasanya terjadi pada partus yang sulit dan lama tidak maju.

SBR tambah lama tambah regang dan tipis dan akhirnya terjadilah ruptur uteri.

Plaswnta Uteri Biasanya terjadi pada waktu melakukan ekstraksi forsep atau versi dan ekstraksi, sedang pembukaan belum lengkap. Kolpoporeksis-Kolporeksis Robekan — robekan di antara serviks dan vagina. Menurut penyebab plasemta, ruptur uteri di bagi menjadi: Kerusakan atau anomali uterus yang telah ada sebelum hamil: Kerusakan atau anomali uterus yang terjadi dalam kehamilan: Cacat rahim yang didapat: Menurut etiologinya, ruptur uteri dibedakan menjadi: Karena dinding rahim yang lemah dan cacat, misalnya pada bekas SC miomektomi, perforasi waktu kuretase, histerorafia, pelepasan plasenta secara manual.

  ALAN GARNER BONELAND PDF

Dapat juga pada graviditas pada kornu yang rudimenter dan graviditas interstisialis, kelainan kongenital dari uterus seperti hipoplasia uteri dan uterus bikornus, penyakit pada rahim, misalnya mola destruens, adenomiosis dan lain-lain atau pada gemelli dan hidramnion dimana dinding rahim tipis dan regang. Karena peregangan yang luar biasa dari rahim misalnya pada panggul sempit atau kelainan bentuk panggul, janin besar seperti janin penderita DM, hidrops fetalis, postmaturitas dan grandemultipara.

Juga dapat karena kelainan kongenital dari janin: Hidrosefalus, monstrum, torakofagus, anensefalus dan shoulder dystocia; kelainan letak janin: Makkalah itu karena adanya tumor pada jalan lahir; rigid cervix: Ruptur Uteri Violenta Traumatikakarena maoalah dan trauma lain seperti: Komplikasi Gawat janin Syok hipovolemik Terjadi kerena perdarahan yang hebat dan pasien plasetna segera mendapat infus cairan kristaloid yang banyak untuk selanjutnya dalam waktu cepat digantikan dengan tranfusi darah.

Sepsis Infeksi berat umumnya terjadi pada pasien kiriman dimana ruptur uteri telah terjadi sebelum tiba di Rumah Sakit dan telah mengalami berbagai manipulasi termasuk periksa dalam yang berulang.

makalah solusio plasenta pdf

Jika dalam keadaan yang demikian pasien tidak segera memperoleh terapi antibiotika yang sesuai, hampir pasti pasien akan menderita peritonitis yang luas dan menjadi sepsis pasca bedah. Histerektomi merupakan cacat permanen, yang pada kasus belum punya anak hidup akan meninggalkan sisa trauma psikologis yang berat dan mendalam. Tanda-Tanda Ruptur Uteri Menurut buku soolusio selekta tanda-tanda ruptur uteri yaitu: Nyeri abdomen Dapat terjadi tiba-tiba, tajam dan seperti di sayat pisau.

Apabila tejadi ruptur saat persalinan, kontraksi uterus plasenha intermiten dan kuat akan berhenti secara tiba-tiba, dan pasien akan mengeluh nyeri uterus yang menetap.

Pendarahan pervaginan Dapat simptomatik karena karena pendarahan aktif dari pembuluh darah yang robek. Sebelum mendiagnosa pasien terkena ruptura uteri maka, petugas kesehatan harus mengenal tanda-tanda dari gejala ruptura uteri mengancam.

Hal ini dimakksudkan agar petugas kesehatan seperti bidan dapat mencegah ruptura uteri yang sebenarnya. Tanda-tanda gejala ruptura uteri yang mengancam adalah: Pasien tampak gelisah, ketakutan, disertai dengan perasaan nyeri diperut Pada setiap datangnya his pasien memegang perutnya dan mengerang kesakitan bahkan meminta supaya anaknya secepatnya dikeluarkan. Pernafasan dan denyut nadi lebih cepat dari biasa. Ada tanda dehidrasi karena parvtus yang lama prolonged laboryaitu mulut kering, lidah kering dan haus, badan panas demam.

His lebih lama, lebih kuat dan lebih sering bahkan terus-menerus. Ligamentum rotundum teraba seperti kawat listrik yang tegang, tebal dan keras terutama sebelah kiri atau keduanya. Pada waktu datang his, korpus uteri teraba keras hipertonik sedangkan SBR teraba tipis dan nyeri kalau ditekan. Perasaan sering mau kencing karena kandung kemih juga tertarik dan teregang ke atas, terjadi robekan-robekan kecil pada kandung kemih, maka pada kateterisasi ada hematuri.

Pada auskultasi terdengar denyut jantung janin tidak teratur asfiksia Pada pemriksaan dalam dapat kita jumpai tanda-tanda dari obstruksi, seperti oedem porsio, vagina, vulva dan kaput kepala janin yang besar. Jika ruptur uteri yang mengancam dibiarkan terus maka akan terjadi gejala ruptur uteri yang sebenarnya yaitu: Gejala yang terlihat saat maka,ah dan inspeksi: Pada suatu his yang kuat sekali, pasien merasa kesakitan yang luar biasa, menjerit seolah-olah perutnya sedang dirobek kemudian jadi gelisah, takut, pucat, keluar keringat dingin sampai kolaps Pernafasan jadi dangkal dan cepat, kelihatan haus.

  ACERO DIMENSIONADO ACEROS AREQUIPA PDF

Muntah-muntah karena perangsangan peritoneum. Syok, nadi kecil dan cepat, tekanan darah turun bahkan tidak terukur. Keluar perdarahan pervaginam yang biasanya tak begitu banyak, lebih-lebih kalau bagian terdepan atau kepala sudah jauh turun dan menyumbat jalan lahir.

Kadang-kadang ada perasaan nyeri yang menjalar ke tungkai bawah dan dibahu. Kontraksi uterus biasanya hilang. Mula-mula terdapat defans muskulaer kemudian perut menjadi kembung dan meteoristis paralisis usus.

Gejala yang teraba saat palpasi: Teraba krepitasi pada kulit perut yang menandakan adanya emfisema subkutan. Bila kepala janin belum turun, akan makalaj dilepaskan dari pintu atas panggul. Bila janin sudah keluar dari plasentx uteri, jadi berada di rongga perut, maka teraba bagian-bagian janin langsung dibawah kulit perut dan disampingnya kadang-kadang teraba uterus sebagai suatu bola keras sebesar kelapa.

Nyeri tekan pada perut, terutama pada tempat yang robek.

Auskultasi Biasanya denyut jantung janin sulit atau tidak terdengar lagi beberapa menit setelah ruptur, apalagi kalau plasenta juga ikut terlepas dan masuk ke rongga perut. Pemeriksaan dalam Kepala janin yang tadinya sudah jauh turun ke bawah, dengan mudah dapat didorong ke atas dan ini disertai keluarnya darah pervaginam yang agak banyak Kalau rongga rahim sudah kosong dapat diraba robekan pada dinding rahim dan kalau jari atau tangan kita dapat melalui robekan tadi, maka dapat diraba usus, omentum dan bagian-bagian janin.

Kalau jari tangan kita yang didalam kita temukan dengan jari luar maka terasa seperti dipisahkan oleh bagian yang tipis seklai dari dinding perut juga dapat diraba fundus uteri. Kateterisasi Hematuri yang hebat menandakan adanya robekan pada kandung kemih.

RUPTUR UTERI MAKALAH OK

Lakukanlah selalu eksplorasi yang teliti dan hati-hati sebagai kerja rutin setelah mengerjakan suatu operative delivery, misalnya sesudah versi ekstraksi, ekstraksi vakum atau forsep, embriotomi dan lain-lain. Penanganan Ruptur Uteri Untuk mencegah timbulnya ruptura uteri pimpinan persalinan harus dilakukan dengan cermat, khususnya pada persalinan dengan kemungkinan distosia, dan pada wanita yang pernah mengalami sectio sesarea atau pembedahan lain pada uterus.

Pada distosia harus diamati terjadinya regangan segmen bawah rahim, bila ditemui tanda-tanda seperti itu, persalinan harus segera diselesaikan. Jiwa wanita yang mengalami ruptur uteri paling sering bergantung pada kecepatan dan efisiensi dalam mengoreksi hipovolemia dan mengendalikan perdarahan. Perlu ditekankan bahwa syok hipovolemik mungkin tidak bisa dipulihkan kembali dengan cepat sebelum perdarahan arteri dapat dikendalikan, karena itu keterlambatan dalam memulai pembedahan tidak akan bisa diterima.

Jadi, segera perbaiki shok dan kekurangan darah. Perbaikan shok meliputi pemberian oksigen, cairan intravean, darah pengganti dan antibiotik untuk pencegahan infeksi.

Bila keadaan umum penderita mulai membaik dan diagnosa telah ditegakkan, selanjutnya dilakukan laparotomi tindakan pembedahan dengan tindakan jenis operasi: Histerektomi, baik total maupun subtotal.

Histerorafia, yaitu makalahh luka dieksidir lalu dijahit sebaik-baiknya. Konservatif, hanya dengan tamponade dan pemberian antibiotik yang cukup. Tindakan aman yang akan dipilih, tergantung dari beberapa faktor, antara lain: Keadaan umum Jenis ruptur, inkompleta atau kompleta Jenis luka robekan Tempat luka Perdarahan dari luka Umur dan jumlah anak hidup Kemampuan dan keterampilan penolong.

Z, umur 42 tahun, hamil anak ke 5 sudah melahirkan secara normal 2x dan secara SC 2x dan tidak pernah keguguran, usia kehamilan 8 bulan, Ibu mengeluh nyeri perut bagian bawah, keluar darah dari kemaluannya, sesak nafas dan mules-mules sejak 1 jam yang lalu.